Kamis, 18 Desember 2008

Anak Rantau Masuk Kampus Perjuangan


   Tulisan ini saya tulis untuk para pembaca yang ingin belajar dari pengalaman hidup orang lain, dan tentunya bagi saya sendiri agar menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Disini saya akan menceritakan bagaimana seorang anak perantau yang ingin meraih mimpi di kampus perjuangan yaitu ITS tercinta.
   Sekitar awal bulan September saya menginjakkan pertama kali di jurusan sistem informasi yang merupakan salah satu jurusan yang terbaik di ITS. Saya berfikir di Sistem Informasi selain di ajarkan komputer nanti juga akan di ajarkan manajemen bisnis. Walaupun latar belakang saya SMK Teknik Telekomunikasi, saya juga masih belum banyak tau tentang perkembangan TI. Namun itu tidak membuat saya putus asa dan minder melainkan terus membaca dan belajar dari orang lain yang tau.
   Sedikit saya akan menceritakan pengalaman saat bagaimana saya bisa berkenalan dengan teman – teman SI dan mahasiswa ITS lainnya yang saya bilang luar biasa dari pada saya. Saat itu pengkaderan baru berjalan satu hari. Saya masih bingung mencari teman karena saya anak nya pendiam waktu itu. Saat hari pertama pengkaderan saya belum bisa terlalu banyak bersosialisasi dengan teman – teman maba SI.
   Setelah selesai hari pertama pengkaderan, malamnya munncul lah naluri pemimpin dalam diri saya untuk membuat kelompok membantu pembuatan keplek. Saya berusa untuk membuang rasa malu dan bergaul dengan siapa pun. Malam itu terkumpul lah 10 orang yang merupakan teman – teman terbaik menurut saya. Contoh nya Fahma yang mampu menggunakan photoshop dan corel draw. Alhamdulillah teman – teman waktu itu sangat ramah dan baik. Saya mulai membagi tugas masing – masing. Ada yang mengedit keplek dilaptop ada yang menempelkan foto, ada yang bertugas laminating. Ternyata soft copy untuk membuat keplek itu formatnya Corel Draw. Menurut saya Corel Draw sangat cocok sekali untuk pembuatan logo, background, dll. Dan ternyata materi Corel Draw juga ada di praktikum PTI yang terakhir. 
   Hari kedua pengkaderan seperti biasanya kami maba SI banyak dapat materi dan pressing dari senior. Itu membuat saya bertambah motivasi untuk bersemangat di kampus perjuangan. Ada kejadian yang sangat istimewa pada hari kedua pengkaderan yaitu saat sore hari. Kami maba SI dikumpulkan di lapangan untuk mendapat informasi dari senior. Saya mendengar rumor kalau komting kami Wandi ingin di ganti.
 Sore itu senior kami pun menginformasikan kalau Wandi komting pertama kami mengundurkan diri dari jabatannya. Banyak diantara kami yang tidak percaya karena pengkaderan baru berjalan satu hari. Namun setelah diperdengarkan rekaman dari hp kami pun percaya. Senior pun memutuskan untuk adanya pergantian komting. Kembali naluri pempin dalam diri saya muncul namun belum mulai berkobar. Senior bertanya apakan ada diantara kalian yang berani menjadi komting. Di hati saya masih terus bergejolak dan pada akhirnya saya mengikuti kata hati saya untuk mencalonkan menjadi komting.
 Saat saya maju kedepan saya sangat gugup dan bingung apa yang akan saya sampaikan visi misi saya. Jujur yang saya andalkan adalah keberanian dan spontanitas saja. Ada lima calon komting saat itu. Saat giliran saya menyampaiakan visi dan misi semakin bingung apa yang mau di ucapkan. Di saat inilah naluri hati nurani yang berbicara. Saya hanya bilang kepada teman – teman ; “Saya berdiri disini belum tentu lebih baik dari teman – teman, Dan saya tidak mau banyak berkata – kata namun saya akan tunjukkan dengan perbuatan untuk melakukan perubahan yang lebih baik. KARENA HIDUP ADALAH PERBUATAN”. Kurang lebih itulah yang saya sampaikan kepada teman- teman. Saya tidak nyangka bisa berbicara seperti itu, kembali lagi jika hati yang sudah bicara apa pun tidak bisa mengalahkan. 
   Akhirnya senior menyuruh maba si tutup mata untuk voting dalam pemilihan komting yang kedua. Di benak hati saya tidak terlalu berdebar karena saya tidak yakin di pilih teman – teman karena masih banyak visi misi yang bagus daripada saya. Sekian lama akhirnya di umumkan lah hasil voting yang akhirnya secara tidak disangka – sangka saya di pilih teman – teman sebagai komting yang kedua. Jujur perasaan haru dan takut tidak pantas terlintas di benak pikiran saya. Saya pun mengucapkan terimakasih atas pilihan teman – teman dan minta bantuan kerja samanya. Ada seorang teman yang selalu mensupport saya bahwa saya pasti bisa memimpin namanya Faishol. Dia adalah teman sekaligus yang luar biasa menurut saya.

   Di hari ketiga pengkaderan yang saya ingat kami di suruh membawa tanaman untuk acara gradenning.Alhamdulillah kami mampu membawa tanaman sesuai permintaan senior. Di hari ketiga pengakderan merupakan akhir dari derita maba si 2008, ternyata wacana saya salah. Saya harus tetap memimpin teman – teman maba si dalam pasca pengkadearan.

Lagi mimpin rapat angkatan

   Hari pertama kuliah kami maba Si 2008 masuk kekelas penuh dengan semangat. Dan merupakan ajang berkenalan di masing – masing kelas. Saya melihat banyak di anatara teman – teman memakai celana jin, kaus berkerah dan memakai jaket. Saya melihat kondisi ini sangat tidak harmonis untuk mensolidkan angkatan. Karena ada juga teman maba Si yang minder untul berkenalan karena pakaian nya biasa. Hal inilah yang menyebabkan geb – geb di antara kami. Saya sebagai komting kadang – kadang diskusi sama senior untuk maslah ini. Sampai akhirnya Maba SI 2008 harus memakai hem , celana bahan kain dan pin.

situasi kumpul angkatan maba si

   Kabar gembira menurut saya, karena dengan sedikit paksaan ini membuat maba SI 2008 seragam dan tidak membeda – bedakan teman diantara sesama. Lambat laun dintara kami semakin akrab dan saling mengenal dengan batuan pin. Kami cukup terbantu dengan adanya pin jadi kalau lupa namanya bisa melihat pin. Thanks ya buat senior SI. (Untuk cerita pengkaderan cukup disni aja, nanti silahkan episose lengkapnya di blog saya anak perantau meraih mimpi)

    Hampir tiga bulan saya kuliah, banyak ilmu yang sudah saya peroleh. Baik ilmu di perkuliahan dan tentunya ilmu yang tidak saya di dapatkan perkuliahan yaitu pengalaman hidup. Di jurusan Sistem Informasi ada salah satu mata kuliah yang ada kegiatan praktikumnya yaitu PTI (Pengantar Teknologi Informasi). Pada mata kuliah ini dibagi dua metode belajar, yaitu di kelas untuk belajar materi teknologi informasi sedangkan di Lab mahasiswa harus bisa menggunakan program aplikasi seeperti Corel Draw, Dreamweaver dll.

situasi praktikum di lab Sistem Informasi

    Pada kegiatan Praktikum ada beberapa tugas yang harus dikerjakan. Yaitu ada tugas pendahulan (TP).TP ini harus dikerjakan mahasiswa sebelum masuk Lab dan maksimal mengumpulkan 30 menit sebelum masuk. TP merupakan petanyaan – pertanyaan seputar materi praktikum yang dikumpulkan dalam format PDF. Untuk pengumpulannya bisa meluli via email atau langsung ke lab.
   Dikarenakan lab baru jurusan Sistem Informasi masih belum memadai jaringan komputernya maka praktikan lebih cendrung mengumpulkan TP via email. Pengalaman saya mengerjakan TP yaitu harus begadang mencari bahan dan mengedit data agar TP dapat dikumpulkan tepat waktu. Alhamdulillah sampai LP 7 saya belum pernah terlambat mengumpulkan TP. Disinilah saya belajar bagaimana seorang mahasiswa harus menghargai waktu dan memanfaatkan waktu untuk hal – hal yang bermanfaat.
   Selain TP ada Postest dan LP (Laporan praktikum). Kalau postest adalah soal praktikan yang di berikan tutor kepada praktikan yang harus dikerjakan dan dikumpulkan pada hari itu juga. Sedangkan LP adalah tugas yang harus dikerjakan praktikan sebagai laporan praktikum mengenai langkah – langkah mengerjai postest.
   Selama kegiatan praktikum pernah kejadian praktikan di usir karena ketahuan buka Friendster saat praktikum berlangsung. Ada juga yang ketiduran saat praktikum berlangsung. Semua kejadian ini merupakan kenangan yang tidak akan terlupakan bagi saya.
   Untuk para pembaca setia anak perantau meraih mimpi, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk update blog agar pembaca setia dapat mengambil ilmu yangn bermanfaat dan pengalaman hidup. VIVAT ANAK PERANTAU  MERAIH MIMPI!!!
 


7 komentar:

Anonim mengatakan...

oke boz......

truskan perjuanganmu....

semoga kita semua berhasil di bawah naungan agama tentunya.....

saya slut ma kmu....

Anonim mengatakan...

iyaaa turrr !!!

hidup anak merantau!!!!!

bloginipunyarachma mengatakan...

cerita yang bagus,
tetep berjuang ya, Tur,
mari kita SI2008 berjuang bersama.
Be the best!!!!!
amin.

Curut mengatakan...

Semangat pak boz..

Kamu adalah salah seorang pemecah rekor-nya Pak Khakim!!

hahaw kiddin' tur...

patrickstar mengatakan...

great. lanjutkan pak boz..

Bacaan Kita mengatakan...

smgt selalu all

alifiadia mengatakan...

foto ku dilab pas jamaan penjajahan :D